Bagaimana memulai usaha tanpa modal (uang) dalam islam ?

  • Whatsapp

Di dalam Islam, kaum muslimin dianjurkan untuk senantiasa berusaha menggapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Karena perilaku kita selama hudup di dunia adalah “saku” untuk kehidupan akhirat.

Untuk menggapai kebahagiaan di dunia tidak bisa dipungkiri salah satunya adalah harta. Itulah kenapa umat islam harus bekerja keras untuk mendapatkan harta untuk kehidupannya sendiri, keluarga dan kehormatan agama.

Nabi Saw Bersabda : اعمل لدنياك كانك تعيش ابدا واعمل لاخرتك كانك تموت غدا (رواه البيهقی)

“Bekerjalah untuk duniamu, seakan-akan kamu akan hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati besok.”(HR Baihaqi)

Dalam kodratnya, kita tidaklah sama dalam hal mendapatkan rezeki harta tersebut dan itu sudah ada porsinya masing-masing. Buat anda yang mempunyai tekad kuat sedangkna modal usaha masih belum ada, Para Ulama sudah mengelompokkan cara bagaimana kita bisa berbisnis dengan tanpa modal.

Di antara solusinya adalah :

1. Akad Salam (jual beli pesanan). Anda berjanji mendatangkan barang (pengadaan) dg biaya dibayar lunas di depan. Misal buat katalog barang yg bisa anda adakan, tawarkan ke orang2 untuk membeli secara cash di depan. Ini butuh modal kepercayaan dari calon pembeli.
.
2. Wakalah (jadi wakil pemilik barang). Anda datang ke pemilik barang, minta izin bantu jualkan dengan komisi tertentu. Misal jadi makelar properti, reseller produk / dlsb. Ini butuh modal kepercayaan pemilik barang.

3. Istishna’ (produksi).Kamu yang punya pemahaman lebih tentang DP, termin dan cara kerjanya, bisa ditawarkan juga ke orang-orang yang tertarik. Misal bisa sablon kaos, tukang / kontraktor bangun rumah, dlsb. Ini butuh modal kepercayaan klien.

4. Syirkah mudhorobah (kerja sama investor dg pengelola).Misal anda mendatangi peternak ayam, anda bisa mendatangi mereka dengan menawarkan sistem dan cara baru merawat kambing dan membagi hasil untuk saling menguntungkan. Atau anda tawarkan kepada pemilik tanah untuk mengelola tanahnya menjadi perumahan dengan skema bagi hasil. Ini butuh modal kepercayaan pemilik aset.

5. Ijaroh (jual beli jasa), bekerja sebagai pegawai upahan kemudian sebagian upahnya disisihkan untuk memulai usaha.

Ternyata banyak ide bisnis yang kita rintis meskipun tanpa modal yang disediakan. Jadi tidak ada alasan bahwa merintis bisnis sistem ini adalah mustahil.

Yang dibutuhkan hanya modal kepercayaan. Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya, “Apakah mungkin orang langsung memberikan kepercayaan kepada kita tanpa bertransaksi bisnis dahulu?”

Caranya sederhana. Biasanya orang akan menilai karakter Anda terlebih dahulu. Solusinya adalah berpegang teguh dengan kebaikan, jadilah pribadi dengan akhlak yang mulia, dikenal bertanggung jawab dan selalu selaars antara ucapan dan perbuatan, maka orang-orang akan bersimpati kapada anda. Karena meerka juga pasti menggali track record kita ke orang lain yang tanpa sepengatahuan kita.

Jika sudah begitu, Anda akan mudah mendapat bantuan dan kepercayaan. Untuk pertama, biasanya proyek kecil dulu yang akan diamanahkan ke kita. Mereka akan melihat seberapa bagus diri kita dalam mengeksekusinya. Jika sukses baru akan meningkat dari waktu ke waktu. Itu yang banyak terjadi sebelumnya.

Anda punya pengalaman merintis bisnis tanpa modal uang? Semoga bisa memberi sedikit wawasan kita semua. Salam sukses

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *