Syarat Penumpang Bisa Terbang ke Arab Saudi Imbas Covid-19

  • Whatsapp
Ka'bah di Makkah

Penunjuk.com – Wabah virus corona benar-benar membuat dunia bingung. Semua negara berlomba-lomba untuk memulihkan kesehatannya masing-masing mulai dari ekonomi, kesehatan sampai sosial.

Terlepas untuk Ibadah Umroh musim 1442 Hijriah, Pemerintah Saudi belum memberikan kepastian untuk penerbangan masuk ke negaranya. Namun, mereka optimis di bulan Oktober bahkan lebih cepat bisa semua pengunjung bisa masuk ke negaranya.

Ada beberapa syarat yang sudah di rilis oleh Pemerintah Saudi untuk bisa keluar masuk ke Negaranya diantaranya :

1. Penumpang dilarang memiliki gejala atau gejala pernafasan atau gejala infeksi virus Corona (COVID-19)

2 – Penumpang harus menyelesaikan masa karantina 7 hari di rumah setelah tiba di Arab Saudi (3 hari untuk praktisi kesehatan dengan PCR negatif).

3 – Penumpang akan diminta untuk mengatur lokasi rumahnya melalui aplikasi Tataman dalam waktu 8 jam sejak kedatangan dan tidak akan diizinkan untuk meninggalkan lokasi ini selama 7 hari ke depan kecuali mencari perawatan medis.

4 – Penumpang akan diminta untuk masuk ke aplikasi Tataman setiap hari dan melakukan penilaian kesehatan diri.

5 – Penumpang harus setuju bahwa jika ia melanggar salah satu ketentuan yang tercantum dalam formulir pelepasan tanggung jawab hukum, otoritas kesehatan dapat menghukumnya dengan SR 500.000 dan dua tahun penjara.

Saudi Airlines telah menetapkan 7 ketentuan bagi penumpang yang terbang ke Arab Saudi melalui penerbangannya, menyerukan kepada semua penumpang yang kembali untuk mengikuti tindakan pencegahan kesehatan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan di Arab Saudi.

Beberapa ketentuan untuk orang-orang yang mau Kembali ke Arab Saudi untuk 25 negara saja yaitu :

1. Syaratnya, semua penumpang wajib mengisi dan menandatangani Health Disclaimer Form, lalu menyerahkannya ke Pusat Pengawasan Kesehatan setibanya di bandara.

2. Semua penumpang yang tiba harus menjalani karantina mandiri selama 7 hari di rumah (3 hari untuk praktisi Kesehatan dengan istirahat PCR negatif di akhir periode karantina mandiri). Harus tinggal di rumah selama masa karantina dan tidak pergi kecuali untuk perawatan medis.

3. Semua penumpang harus mengunduh dan mendaftarkan dua aplikasi seluler ‘Tatamman’ dan ‘Tawakkalna’.

4. Penumpang yang tiba harus menetapkan lokasi rumah pada aplikasi Tatamman dalam waktu delapan jam setelah waktu kedatangan. jika tidak maka akan diinformasikan kepada otoritas yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan.

5. Penumpang harus memantau gejala virus Corona dan segera menghubungi 937 jika ada gejala yang muncul atau pergi ke pusat kesehatan primer atau darurat jika diperlukan.

6. Setiap hari harus mengikuti penilaian dalam aplikasi Tatamman, harus mengikuti prosedur kehati-hatian selama melakukan karantina sendiri di rumah seperti yang tercantum dalam Formulir Penafian Kesehatan.

7. Untuk melihat lebih banyak batasan dan pengecualian, kunjungi situs web maskapai penerbangan

– Menurut sumber, Arab Saudi memperpanjang larangannya pada penerbangan internasional hingga 23:59 tanggal 29 September hingga pemberitahuan lebih lanjut, Namun, pihak berwenang akan mengumumkannya setelah dimulainya kembali penerbangan internasional.

Adapun negara-negara yang diperbolehkan adalah :

1. The United Arab Emirates
2. Kuwait
3. Oman
4. Bahrain
5. Egypt
6. Lebanon
7. Morocco
8. Tunisia
9. China
10. UK
11. Italy
12. Germany
13. France
14. Austria
15. Turkey
16. Greece
17. Bangladesh
18. Philippines
19. Malaysia
20. South Africa
21. Sudan
22. Ethiopia
23. Kenya
24. Nigeria
25. Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *